Welcome in my imagination

  • Home
  • AMAZING BIOLOGY
  • HEART TO HEART
  • ABOUT ME

    Minggu, 25 Desember 2016

    Loving My Self

    Loving my Self
    Assalamualaikum w.w., pembaca setiakuh yang saat ini entah di hatinya siapa(?)
    Jadi gini, setelah beberapa minggu ini gak muncul gue mau mencoba untuk memulai pembahasan baru nih mengenai “loving my self”
    .
    .
    .
    Apasih loving my self itu?

    Nah, loving my self adalah suatu kondisi dimana kita benar-benar terlalu mencintai diri sendiri entah sih karena apa, banyak halnya juga atau mungkin terlalu keseringan sendiri ya? Hahahahahaha sampe limit
    Oke gaes, karena beberapa orang pernah gue tanyakan tentang hal ini menurut survei gue rata-rata sih ini digandrungi sama cewek-cewek sekitar 70% dan untuk cowok 30%.
    Kenapa bisa gitu? Karena menurut gue sekarang di era kemajuan yang luar biasa ini banyak banget cewek yang apa-apa selalu bisa mandiri, banyak wanita karier di luar sana yang kisaran usia 20-an ke atas yaa gitu bisa ngelakuin anything yang mereka inginkan tanpa perlu adanya bantuan dari cowok-cowok (coba tolong ngaca pada diri sendiri) wkwk
    Haduuuuh bingung juga sih ya kenapa bisa begitu, nih gue ada beberapa alasan kenapa saat ini sedang maraknya “loving my self”
    1.       Tidak sungkan untuk menjadi diri sendiri
    Yaps kenapa alasan ini ada di posisi terataaaaaaaaaaaaaaaaaaaaas yaaps karena menurut gue nih yaa biasanya orang-orang yang sudah lama sendiri itu mereka ini gak takut buat dikatain ‘ah jomblo lu’ atau ‘dasar jones’ hahaha justru sebaliknya nih gaes, orang-orang ini berprinsip teguh ‘ah bodoamat jomblo’ atau ‘gue bangga kok stay single’ . Jadi, mereka tidak akan takut ketika beberapa orang disekitarnya berkata tentang mereka. Yeay hidup jomblo!!!

    2.       Lebih paham terhadap apa yang diinginkan
    Nah gaes, mereka yang loving my self ini cenderung lebih paham terhadap apa yang diinginkan. Hal positifnya sih mereka gak perlulah buat pancing-pancing kode ke lawan jenis atau kekasihnya itu karena tentu aja kan yang paham ya diri kita sendiri. Jadi gampang buat langsung direalisasikan, siiiiiiiiiiiiip mantap soul

    3.       Masa lalu yang buruk
    Karena masa lalu merupakan pembelajaran bagi hidup, maka dari itu tipe-tipe mereka ini akan lebih selektif lagi atau mungkin mereka enggan membuka hatinya untuk hal baru karena merasa ‘enough’ dari pengalamannya di masa lalu. Emang gak bagus sih, eh tapi maksudnya di sini bukan terpuruk yaaa, tapi yaa karena capek aja dan mereka akan berpikir semua akan berakhir sia-sia karena goals dari berkomitmen pacaran itu dua, antara putus atau menikah, iya kan?

    4.       Gak perlu orang lain memfasilitasi
    Hmmm jadiiiiiii di point yang keempat ini, karena saking kelamaan sendirinya ini membuat mereka merasa yaa apapun itu bisa kok dilakuin sendiri, gak perlu bantuan orang lain untuk memfasilitasi, apalagi dengan tipe-tipe orang yang mandiri mungkin agak sedikit sulit lah yaa untuk berbagi hidup dengan orang lain

    5.       Komitmen pacaran bukanlah hal yang menjadi prioritas
    Bisa ditebak banget deh untuk mereka yang loving my self merasa bahwa memiliki komitmen dengan seseorang dalam tahap pacaran itu gak terlalu penting. Misalnya, buat mereka yang aktif di kegiatan kampus entah ikut ukm, organisasi ataupun hal lain. Karena mereka juga sudah asik menemukan hidupnya yang se-begitu serunya tanpa kehadiran kekasih. Prioritas mereka lebih kepada bagaimana caranya agar tidak sendirian dan mereka semua menyayangiku, dan pacaran juga menurut mereka hanya ‘wasting time’ karena terkesan lebih terikat mungkin ya. Jadi begitu sih (ha begitu apa?)

    6.       Memahami bahwa kesukaan pada orang lain hanya sesaat
    Gue bisa yakin banget sebenernya mereka ini gak 100% single, jomblo, ataupun jones sekalipun. Mereka ini justru sebenernya banyak loh yang deketin. Gak percaya?
    Hahahaha tapi gue bisa paham banget karena orang-orang yang ngedeketin mereka ini cuman lalu lalang aja kok karena ngerasa bahwa rasa suka itu cuman sebentar, nanti juga akan bosen pada waktunya, nantinya akan datar lagi perasaanya (yang ini masih bingung, masih dipertanyakan)

    7.       Tidak memberikan ‘hati’ ke sembarang orang
    Mereka ini juga tipikal orang yang cenderung selektif, dan ini menjadi permasalahan yang menurut gue menjadi ‘top list’ nya. Karena biasanya secara gampangnya mereka terlalu banyak mikir untuk mempertimbangkan iya atau engga nya seseorang yang baru bisa masuk ke hidup mereka. Memang membutuhkan waktu yang mungkin agak sedikit lama. Tapi gue setuju banget kok namanya perasaan ya gak bisa di buru-buru kokJ

    Naaaaaaah sebenernya masih banyak sih yaa, tapi ke-tujuh alasan diatas yang udah gue jelaskan ke kalian cukup mewakili kenapa-kenapanya, hehehehehe
    Gue paham kok yang namanya cinta itu rumit makanya sebagian besar orang memilih sendiri karena kerumitan itu yang mungkin sulit untuk dipahami
    Tapi mau single kek, jomblo, jones, atau apapun kalian, gue pasti paham pilihan dari diri kita masing-masing adalah yang terbaik
    .
    .
    .
    .
    So, thank you gaes!
    Sampai ketemu di tulisan gue selanjutnya yaaa J
    With love,




    J Ratnale J
    Diposting oleh Ratna Lestyana Dewi di 07.45.00
    Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
    Label: HEART TO HEART

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Chrome Pointer

Total Tayangan Halaman

Translate

About Me

Ratna Lestyana Dewi
Lihat profil lengkapku

My Arsip

  • Desember (1)
  • Juli (1)
  • Februari (3)
  • Januari (2)
  • Desember (8)
  • November (1)
  • September (1)
  • Agustus (1)
  • Juni (6)
  • Mei (4)
  • April (15)
  • Maret (9)
  • Juli (1)
  • Februari (4)
iii. Tema Tanda Air. Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.