Selasa, 14 Juni 2016

NUTRISI DAN HORMON TUMBUHAN


Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan
NUTRISI DAN HORMON TUMBUHAN
Muhammad Ali Subhan, Ratna Lestyana Dewi
Program Studi Biologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Juni 2016

Abstrak
Unsur hara merupakan zat essensial bagi tanaman yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan fisiologis tanaman. Unsur hara terdiri atas unsur hara makro dan unsur hara mikro. Auksin merupakan senyawa yang zat digunakan sebagai perangsang dalam pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan dari kedua praktikum ini adalah mengetahui efek kekurangan nutrisi tertentu pda tumbuhan yang dijadikan sampel percobaan, serta mempelajari pengaruh auksin terhadap pembentukan akar, dan mengamati pengaruh auksin terhadap pertumbuhan tunas lateral. Praktikum ini dilakukan pada tanggal 12 Mei 2016 di PLT UIN Syarif Hidayutullah Jakarta. Hasil yang diperoleh menunjukkan tanaman yang di tanam tanpa adanya unsur Ca, Mg dan K mengalami kelayuan dan mati, sedangkan tanpa adanya unsur N, P, Fe dan mikronutrien menunjukkan kelayuan dan daunnya berubah warna dari hijau menjadi kekuningan. Perlakuan kontrol rata-rata pertumbuhan akar pada tanaman 1 dan 2 tidak berbeda jauh. Sementara pertumbuhan akar tanaman pada perlakuan Hoagland encer yang ditambahkan dengan konsentrasi (ppm) IAA yang lebih rendah yaitu 0,5 ppm mengalami pertumbuhan lebih cepat. Hal ini dapat disimpulkan bahwa gejala defisiensi unsur hara pada tanaman dapat mengakibatkan tanaman mengalami pertumbuhan yang abnormal. Hormon auksin pada tanaman dapat merangsang pemanjangan jaringan dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Pemberian konsentrasi auksin yang tinggi justru dapat menghambat pertumbuhan akar tanaman tersebut. Hal ini disebabkan karena pada konsentrasi rendah IAA akan memacu pertumbuhan sel akar, tetapi dalam konsentrasi yang tinggi justru akan menghambat pertumbuhan akar, tetapi jumlah akar yang tumbuh semakin banyak.

Kata kunci : Auksin, Essensial, Mikronutrien  


Sabtu, 28 Mei 2016

Apakah aku menyerah?

Assalamualaikum w.w.,
Holla gaiiiis, long time no see ya hehe
sebenernya gue as always on terus kok cuman gue selalu rajin untuk posting hasil - hasil tugas kuliah gue alias laporan praktikum
Sebelumnya gue mau nyapa kalian nih, apa kabar? hati nya udah sembuh belum? *eh
Btw, topik yang mau gue tulis kali ini tentang seberapa seringkah kita menyerah.
Well, menyerah itu apa ya?
Menyerah itu semacam suatu penolakan dari diri sendiri untuk merasa that's enough, cukup, udahlah, gini aja, gitu hehe bisa dipahami kah?
Seberapa seringkah kamu menyerah?
Kadang, gue sering banget hampir lagi dan lagi mau nyerah
Emang sih, kalau dipikir - pikir buat apa gitu ya kita nyerah hehe
Berikut ada beberapa tips dari gue sendiri (mungkin) supaya kalian gak gampang menyerah :)
.
.
.
.
.
Yap, tipsnya adalah.........
1. Selalu mengucap syukur
Mungkin sebagian dari kita sering banget bahkan mungkin lupa dengan rasa syukur kita kepada sang pemilik alam semesta. Hello, lu mesti inget kita ini makhluk ciptaanNya. Gak mungkin kan kalian tau-tau udah sebesar ini dan bisa baca postingan ini, hehehe
Jangan lupa untuk bersyukur gaes, sesederhana apapun yang kalian miliki, apapun itu, semuanya itu adalah anugerah, bersyukurlah karena kamu mendapatkannya, right?

2. Jangan pernah merasa menyesal
Nah, point yang kedua ini menurut gue penting juga nih gaiis, u know what? cause terkadang orang-orang yang mudah menyerah itu diawali dengan perasaan sesal yang ada di dalam benak mereka yang entah gatau kenapa mungkin mereka jenuh jadilah seperti itu. Inget nih ya, penyesalan itu cuman setitik noda pengganggu mindset kalian, bener gak tulisan mindset gitu? hehe ya pokoknya, jangan menyesal karena menurut gue lu menyesal trus sambil merenung wasting time banget loh, di depan mata kalian masih banyak banget hal yang bisa kalian lakuin, gituyaaa

3. Ingat tujuan awal
Yang ketiga ini, yang mungkin bikin kalian buat gak lagi-lagi nyerah. Saat kalian berada di titik terendah atau ibarat kata udah mau nyerah, coba kalian pejamkan mata terus coba di putar suatu kondisi ketika kalian merasa ini pilihan gue, ini tujuan gue. And then, kalian rasain gimana rasanya kita saat itu, bahagia bukan? semangat bukan? kenapa kalian tiba-tiba menyerah? Terus habis itu kalian inget - inget kalau tujuan awal ini merupakan suatu gerbang buat kebaikan di masa yang akan datang. Inget nih ya, jalan raya aja gak selamanya lurus bukan, kadang berbelok, berkelok, bahkan berbatu. Itu gimana dari kalian untuk mengatasinya yaa

4. Motivator terbesar
Motivator terbesar disini gak harus pacar ya hehe. Coba kalian ingat saat kalian lagi nyerah gini terus kalian bayangin orang-orang yang sampai detik ini tetep bisa support kalian seperti ayah, ibu, kaka, adik, sahabat atau siapapun itu. Coba kalian inget baik - baik gimana wajah mereka, wajah cerianya, senyumnya mereka terhadap kalian, Coba kalian inget, tanpa kalian ketahui mereka pasti mendoakan yang terbaik untuk kita, dan pastinya di luar sana pasti ada rasa bangga untuk memiliki kalian saat ini. Hanya saja kita tidak tahu

5. Buat Skala Hidup
Bisa dibilang sih ini sunnah mungkin ya, tapi bagus banget kalau kalian bisa coba ini toh kebaikan kembali lagi ke kalian bukan? :)
Yang dimaksud skala hidup disini itu, coba kalian buat kira-kira apasih yang mau kalian lakuin dalam 3 bulan ke depan? perubahan apa yang bisa kalian buat dalam 6 bulan ke depan? 1 tahun atau bahkan 5 tahun mendatang? Coba silakan ditulis, lalu kalian tulis apa sih kelebihannya kalian untuk bisa mencapai hal - hal tersebut. Setelah itu, tulis kelemahan kalian di samping kelebihannya kalian tadi. Nah, habis itu coba kalian baca dan simpen di dalam pikiran atau boleh juga kalau kalian mau nempel itu di kamar atau di sudut yang sering kalian liat, pasti dengan tulisan-tulisan sederhana itu bikin kalian tergugah untuk gak gampang menyerah

6. Kata-kata Motivasi
Untuk yang terakhir ini, gue biasa gunain juga dan ini membantu mindset gue untuk bekerja lebih baik lagi. Well, gue sebagai anak biologi punya motivasi tersendiri buat gue. "Saat kalian ingin menyerah, ingatlah bahwa kalian dahulu adalah sel sperma yang terkuat, yang mampu mengalahkan 3 juta sel sperma lainnya sehingga kalian ada sampai detik ini" dan satu lagi "Saat kamu menyerah dan tidak ada yang meperdulikanmu, ingatlah bahwa di dalam tubuh kalian ada bermilyar-milyar sel hidup dan semuanya bekerja begitu optimal sehingga kamu mampu bernapas, bergerak, dan merasakan betapa indahnya dunia ini" Jadi gak ada salahnya kalian buat kata-kata motivasi atau kalau gak mau ribet kalian bisa googling itu dan jadikan salah satunya sebagai kata-kata untuk memotivasi dirimu sendiri.


Nah, kira-kira segini dulu tips yang bisa sekiranya gue kasih ke kalian, inget ya hidup ini cuman sekali dan jangan kalian gunain buat nyerah. Pandang sikon yang ada di bawah kalian, mereka semua gak seberuntung kalian. Cobalah nikmati detik demi detik perjalan hidup yang amat indah ini. So have fun gaaaiiiiissss :)

Wasalamualaikum w.w,
Regrads



Ratnale-

Senin, 23 Mei 2016

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN


Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
Muhammad Ali Subhan, Ratna Lestyana Dewi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Fakultas Sains dan Teknologi
Program Studi Biologi
Mei 2016

Abstrak
Perkembangan dan pertumbuhan merupakan hal penting pada makhluk hidup. Makhluk hidup dikatakan tumbuh apabila mengalami perubahan fisik yang berkaitan dengan pertambahan ukuran, bentuk dan volume yang bersifat irreversible. Sedangkan dikatakan berkembang jika mahluk hidup mengalami tingkat kedewasaan yang menjadikannya lebih sempurna. Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan organ akar, serta pengaruh cahaya terhadap perkecambahan dan arah tumbuh batang. Proses ini dilakukan dengan tiga percobaan yaitu pengaruh auksin terhadap pertumbuhan akar, pengaruh cahaya terhadap perkecambahan serta pengamatan fototropisme. Hasil yang didapatkan yaitu perkecambahan pada kacang hijau lebih cepat terjadi pada kondisi gelap dibandingkan dengan kondisi mendapatkan cahaya, dengan warna daun yang kekuningan dengan batang yang tidak lurus sementara pada kondisi mendapatkan cahaya memiliki daun yang hijau segar dan batang yang lurus serta lebih keras. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan organ akar yaitu hormon auksin. Cahaya dapat mempengaruhi proses perkecambahan baik dari segi tinggi, jumlah akar, dan klorofil yang dimiliki. Proses perkecambahan di tempat yang gelap prosesnya terjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan perkecambahan di tempat yang terang karena produksi auksin yang terhambat oleh cahaya. Cahaya juga dapat mempengaruhi arah tumbuh batang, pada kondisi cahaya yang baik arah tumbuh batang cenderung lurus dan kokoh sementara pada kondisi gelap arah tumbuh batang tidak dapat lurus karena mengalami abnormal etiolasi.

Kata kunci : Auksin, Cahaya, Pertumbuhan

Selasa, 17 Mei 2016

PENETAPAN KUOSIEN RESPIRASI JARINGAN TUMBUHAN




Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan
PENETAPAN KUOSIEN RESPIRASI JARINGAN TUMBUHAN
Muhammad Ali Subhan, Ratna Lestyana Dewi
Fakultas Sains dan Teknologi
Program Studi Biologi
April 2016

Abstrak
Respirasi merupakan proses oksidasi bahan organik yang terjadi di dalam sel, berlangsung secara aerobik maupun aneorobik. Praktikum ini bertujuan  untuk menetapkan kecepatan respirasi dan kuosien respirasi kacang hijau (Phaseolus radiatus). Pada praktikum ini kecambah kacang hijau (Phaseolus radiatus) diberi perlakuan ditempat terang dan gelap dengan diukur laju respirasi dan kuosien respirasinya. Hasil yang didapat pada praktikum ini adalah pada tempat terang hasil tertinggi didapat pada kelompok satu yaitu sebesar 0,71 kuosien respirasinya, sedangkan pada tempat gelap kelompok 5 mendapatkan nilai kuosien respirasi tertinggi yaitu sebesar 0,88. Laju respirasi dan koesien respirasi sangat dipengaruhi oleh temperatur, temperatur yang rendah akan mengganggu respirasi.
Kata Kunci : kecambah, kuosien, laju, respirasi, temperatur

Selasa, 10 Mei 2016

PENGUKURAN MOLEKUL CO2 HASIL RESPIRASI

Nama   : Ratna Lestyana Dewi
NIM    : 11140950000007

                                                            Praktikum IV
                                    Pengukuran Molekul CO2 Hasil Respirasi
I.                   Dasar Teori
Respirasi dalam biologi adalah proses mobilisasi energi yang dilakukan jasad hidup melalui pemecahan senyawa berenergi tinggi (SET) untuk digunakan dalam menjalankan fungsi hidup. Resprirasi juga sering disebut dengan proses bernafas, yaitu proses menghirup O2 untuk proses pembakaran dalam tubuh dan mengeluarkan zat sisa CO2. Faktor-faktor yang mempengaruhi laju respirasi antara lain aktivitas tubuh, ukuran tubuh, jenis kelamin, suhu tubuh dan posisi tubuh (Ganong, 2001).
Faktor pertama yaitu aktivitas, semakin banyak aktivitas energi yang dibutuhkan semakin besar menyebabkan laju pembakaran meningkat sehingga jumlah oksigen yang harus dihirup akan meningkat pula dan akhirnya laju respirasi meningkat (Wilson, 1997). Faktor kedua yaitu ukuran tubuh, semakin besar ukuran tubuh dan berat badan seseorang maka kebutuhan oksigen lebih banyak sehingga laju pernapasan meningkat dan kadar CO2 yang dihasilkan meningkat pula. Faktor ketiga yaitu jenis kelamin, pria lebih banyak mempunyai kadar Hb yang lebih besar daripada wanita sehingga O2 yang dibutuhkan lebih besar berarti kadar COyang dihasilkan semakin banyak. Faktor keempat adalah umur, semakin bertambah umur kadar O2 yang dibutuhkan semakin besar. Faktor kelima yaitu suhu tubuh, semakin tinggi suhu tubuh maka laju respirasi semakin cepat yang berkaitan dengan metabolisme (Wilson, 1997). Selain itu, gaya hidup juga berpengaruh pada laju respirasi.
Adanya CO2 yang terlalu banyak di dalam tubuh harus dihindari, oleh karena CO2 itu harus segera dikeluarkan dari tubuh secara terus menerus. Respirasi adalah suatu proses pembongkaran (katabolisme atau disimilasi) dimana energi yang tersimpan dibongkar kembali untuk menyelenggarakan proses–proses kehidupan. Selain itu respirasi merupakan proses oksidasi bahan organik yang terjadi di dalam sel, berlangsung secara aerobik maupun anaerobik. Laju metabolisme biasanya diperkirakan dengan mengukur banyaknya oksigen yang dikonsumsi makhluk hidup per satuan waktu. Hal ini memungkinkan karena oksidasi dari bahan makanan memerlukan oksigen (dalam jumlah yang diketahui) untuk menghasilkan energi yang dapat diketahui jumlahnya. Akan tetapi, laju metabolisme biasanya di ekspresikan dalam bentuk laju konsumsi oksigen. Beberapa faktor yang mempengaruhi konsumsi oksigen antara lain temperatur, spesies, ukuran badan, dan aktivitas tubuh (Ganong, 2001).